Hadi Maryadi Berbagi

April 19, 2010

Ishikawa Diagram (Fishbone Diagram)

Filed under: Edukasi,Want to know? — hadidokterseo @ 3:28 pm
Tags: , , ,

Fishbone diagram atau bisa juga disebut Ishikawa diagram atau cause and effect diagram adalah salah satu Quality Control tools yang memudahkan identifikasi suatu masalah dalam produksi. Fishbone diagram adalah satu-satunya quality control tool yang menggunakan data verbal (kualitatif) dan bukan menggunakan data numerik dalam penyajiannya. Alat bantu control ini membantu mengidentifikasi “penyimpangan mutu” melalui berbagai macam parameter penyebab yang saling berhubungan. Masalah-masalah dikategorikan dalam kelompok tertentu dari mulai path utama, kemudian bercabang menjadi kelompok masalah yang berhubungan dan seterusnya sehingga terlihat seperti “tulang ikan”.

Cara pembuatan fishbone diagram ini cukup sederhana:

1. Pemilihan masalah terpenting

2. Tarik garis kekiri sebagai path utama berbentuk seperti panah

3. Tentukan sebab-sebab utama

4. Penjabaran sebab-sebab utama tersebut melalui cabang

5. Akan lebih bagus jika mendetailkan kembali sebab-sebab cabang itu menjadi bagian yang lebih rinci.

Dalam pembuatan diagram ini diperlukan analisis sebab akibat yang tepat. Bagaimana kita memahami suatu penyebab masalah dan dimana kita meletakkannya menjadi hal yang penting. Dengan begitu, ketika terjadi suatu masalah, kita bisa dengan tepat menganalisis akar permasalahan yang tepat dan akurat dengan mengandalkan diagram ini.

Dari gambar terlihat bahwa faktor penyebab problem antara lain (kemungkinan) terdiri dari : metode, material, pengukuran, mesin, manusia, lingkungan. Semua yang berhubungan dengan metode, material, pengukuran, mesin, manusia, lingkungan dituliskan dan dianalisa faktor mana yang terindikasi “menyimpang” dan berpotensi terjadi problem. Ketika sudah ditemukan satu atau beberapa “penyebab” jangan puas sampai di situ, karena ada kemungkinan masih ada akar penyebab di dalamnya yang “tersembunyi”. Hendaknya kita melihat lebih “ke dalam” dengan bertanya “mengapa?……mengapa?…dan mengapa?”. Hanya dengan bertanya “mengapa” beberapa kali kita mampu menemukan akar permasalahan yang sesungguhnya.

Dengan menerapkan diagram Fishbone ini dapat menolong kita untuk dapat menemukan akar “penyebab” terjadinya masalah khususnya di industri manufaktur dimana prosesnya terkenal dengan banyaknya ragam variabel yang berpotensi menyebabkan munculnya permasalahan. Apabila “masalah” dan “penyebab” sudah diketahui secara pasti, maka tindakan dan langkah perbaikan akan lebih mudah dilakukan. Dengan diagram ini, semuanya menjadi lebih jelas dan memungkinkan kita untuk dapat melihat semua kemungkinan “penyebab” dan mencari “akar” permasalahan sebenarnya.

About these ads

6 Komentar »

  1. [...] Ishikawa [...]

    Ping balik oleh Anchor Text « Hadi Maryadi T2S — Mei 14, 2010 @ 7:00 am | Balas

  2. terima kasih info fishbone diagramnya

    Komentar oleh haris — April 18, 2011 @ 1:07 am | Balas

  3. gan, kalo masalahnya ada 3, gambar diagramnya gimana? rada2 tuing2 ni otak….
    hehe.. makasih sbelumnya gan..

    Komentar oleh Nenda — Juni 4, 2011 @ 1:07 am | Balas

  4. kalau permasalahannya sudah ketemu. lalu cara memperbaikinya bagaimana? apa ada metode lain yg harus digunakan?

    Komentar oleh 2cha — Juli 9, 2011 @ 7:38 am | Balas

  5. Sebenarnya ishikawa diagram ini harusnya jadi tools, yang artinya semua masalah tertuang dalam diagram ini… dimulai dari akar “kegagalan” atau “kesuksesan”…
    jadi ketiga masalah itu adalah dalam satu diagram..

    Ya kalau masalah memperbaiki dicari metode yang terbaik… tidak terpaku pd diagram ini. lebih kepada teknik dan pengetahuan lebih detail (skill)

    Komentar oleh hadimaryadi — Agustus 10, 2011 @ 1:21 pm | Balas


Umpan RSS untuk komentar-komentar pada pos ini. TrackBack URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The Rubric Theme. Blog di WordPress.com.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: